WajinMulis - Bundarn air mancur yang berada di tengah Kota Pekanbaru kembali dikunjungi warga sebagai objek malam liburan, Sabtu (30/01/10) ini. Namun, keramaian bertahan tidak terlalu lama dan kembali sepi. Keadaan itu menyusul tidak aktifnya air mancur bundaran tersebut.
Sejumlah warga yang mengunjungi bundaran mengaku tidak betah berada di bundaran jika air mancurnya tidak aktif. Mereka mengira air mancurnya akan segera aktif pada malam ini. Namun, warga yang datang sejak sore itu hingga jelang malam juga tidak menikmati air mancurnya. Sehingga stau-persatu warga meninggalkan bundaran yang berada di depan kantor walikota Pekanbaru tersebut.
"Lebih baik kita ke bundaran Cut Nyak Dien aja lagi. Dibundaran ini tidak asik jika air mancurnya mati,"ungkap Peri yang membawa keluarganya untuk menikmati malam liburan saat ini.
Akibat tidak aktifnya air mancur bundaran, lokasi itu akhirnya kian sepi pengunjung. Warga beralih ke lokasi lain. Salah satu tempat alternatif hiburan wrga Kota Bertuah ini adalah bundaran kawasan Jalan Cut Nyak Dien.
Bundaran di belakang gedung pustaka wilayah Riau itu nyaris setiap malam ramai dikunjungi warga. Keramaian memuncak jika malam liburan seperti saat ini. Sedangkan bundaran depan kantor Walikota Pekanbaru akan sepi jika air mancurnya tidak aktof seperti malam ini.(Surya)
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 30 Januari 2010
'Bikers' Cilik Begah Aksi Balapan Liar
WajibNulis - Seratusan lebih para bikers cilik memenuhi salah satu badan jalan Cut Myak Dien Pekanbaru, Sabtu (30/01/10) malam minggu ini. Kehadiran mereka yang melakukan aksi dengan sepedanya itu mengundang perhatian pengnjung bundaran di kawasan jalan tersebut. Sehingga, aksi ugal-ugalan balapan sepeda motor secara liar juga tidak berlangsung.
Para biker cilik tersebut sengaja diperbolehkan memakai salah satu badan jalan Cut Nyak Dien untuk aksi mereka. Kegiatan itu juga didukung oleh para klub motor yang juga ratusan anggotanya 'nongkrong' di kawasan jalan perkantoran pemerintahan Riau itu. Keramaian bundaran tersebut kian bertambah dengan kehadiran jasa mainan anak dan sejumlah pedagang kaki lima.
Bahkan, di sisi jalan Cut Nyak Dien lainnya terdapat banyak mobil kalangan menengah atas yang parkir. Meski tanpa ketatnya pengawalan polisi, aksi bikers cilik telah mencegah aksi ugal-ugalan sepeda motor yang sering dilakukan para pelaku balapan liar. Cuaca kota pekanbaru juga relatif kondusif meski sempat terjadi hujan lokal berintensitas riangan. Keadaan ini mendukung jumlah warga menikmati malam liburan di kawsan jalan Cut Nyak Dien malam ini.(Surya)
Para biker cilik tersebut sengaja diperbolehkan memakai salah satu badan jalan Cut Nyak Dien untuk aksi mereka. Kegiatan itu juga didukung oleh para klub motor yang juga ratusan anggotanya 'nongkrong' di kawasan jalan perkantoran pemerintahan Riau itu. Keramaian bundaran tersebut kian bertambah dengan kehadiran jasa mainan anak dan sejumlah pedagang kaki lima.
Bahkan, di sisi jalan Cut Nyak Dien lainnya terdapat banyak mobil kalangan menengah atas yang parkir. Meski tanpa ketatnya pengawalan polisi, aksi bikers cilik telah mencegah aksi ugal-ugalan sepeda motor yang sering dilakukan para pelaku balapan liar. Cuaca kota pekanbaru juga relatif kondusif meski sempat terjadi hujan lokal berintensitas riangan. Keadaan ini mendukung jumlah warga menikmati malam liburan di kawsan jalan Cut Nyak Dien malam ini.(Surya)
Langganan:
Postingan (Atom)